Ehmmm... hari ini bagusnya membahas tentang apa yah?????? gimana kalo membahas tentang sahabat. Banyak orang yang mencari seorang sahabat untuk bisa dipercaya dan bisa menjadi pendengar sekaligus memberikan solusi tentang masalah-masalah yang dihadapinya. Ada yang mempunyai sahabat dari SD, SMP, SMU, bahkan teman kuliah.
Jujur aja aku nggak punya seorang sahabat, tetapi ku nggak sendirian kan ada YESUS yang telah mau jadi sahabatku. Mungkin dari kalian yang mau jadi sahabatq juga bisa. He.. he... 100x.
Amsal 17:17,
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi saudara dalam kesukarannya.”
Ayat di atas sudah sangat jelas sekali, kalo menjadi seorang sahabat harus sperti dalam ayat di atas. Jangan tunggu senang-senang aja baru kita dekati dia.
Mengapa banyak orang yang sulit sekali mempunyai sahabat? - Kurang percaya terhadap orang yang sudah peduli sama kita.
Kepercayaan ini yang sangat ditunggu oleh mereka yang ingin mencari seorang sahabat. Banyak teman bukan berarti mudah untuk dipercaya. Kepercayaan sangat diperlukan dalam membina sebuah persahabatan, agar persahabatan itu menjadi kokoh dan awet. Kayak orang yang membina hubungan Rumah Tangga. Ha.. HA.. ha... 100x. Bagaimana bisa hubungan dibangun tanpa ada saling percaya satu sama lain itu bisa awet dan berdiri kokoh?
- Teringat masa lalu yang menyakitkan
Banyak orang yang merasa kalo dikecewakan sahabat sendiri, serasa dunia mau kiamat. Ada yang merasa mengalami kepahitan didalam hatinya. Dia tidak bisa mengampuni sahabatnya sendiri, bisa-bisa ada yang menjadi stress. Coz, itu lebih baik kita mengampuni sahabat yang telah mengecewakan kita.
Fren, emang sih menjalani sebuah persahabatan sangat sulit dibandingkan menjalani sebuah pertemanan. Kita enjoy, senang, tapi untuk pribadi. Kalo sahabatkan, sama memberikan solusi, keluar bareng bersama, kerjakan tugas bersama, senang sama-sama, sedih juga sama-sama, kita kerumahnya langsung mengambil minum sendiri dan makan dirumah sahabat sendiri, dll.
Bagaimana sih, caranya menjadi seorang sahabat baik? - Mau menerima kita apa adanya dan bukan ada apanya.
Kebanyakan nich, orang yang mau dijadikan sahabat diliat dari latar belakang dulu. Apakah dia kaya, populer di sekolah, jadi juara di setiap pertandingan olahraga, or dia pintar? Tapi, kalo kamu hanya ingin mencari sahabat dengan modal seperti tadi, kamu nggak akan pernah mendapatkan sahabat yang kamu perlukan disaat senang dan duka. Coz, dia hanya hanya menganggap kamu sebagai teman, dan nggak lebih.
Tetapi kalo kamu liat orang itu dari hatinya yang tulus dan dia mau menerima kamu apa adanya begitupun sebaliknya, maka kamu akan sahabat yang bisa mengerti kamu dan begitupun sebaliknya.
- Slalu punya waktu mendengarkan masalah-masalahmu
Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik tanpa memutuskan pembicaraan dulu. Itu akan membuat dia lebih tenang, karena kamu sudah menjadi pendengar yang baik. Setelah dia selesai bicara, waktunya kamu memberikan solusi dan semangat buat dia, untuk menghadapi masalah-masalahnya. Jangan lupa, setelah itu berdoa agar Tuhan Yesus juga membantu masalah yang dihadapi. Kamu juga harus berada disisinya untuk selalu memberikan semangat.
- Slalu memahami dirimu dan berpihak padamu disaat seluruh dunia menentangmu.
Nah, ini yang bagus, kamu harus berpihak padanya kalo emang dia benar dan kamu juga harus memberikan nasihat buat dia, kalo dia buat kesalahan. Disaat dunia menentangnya kamu harus berada disisinya. Jangan sperti film Evan Almighty, banyak orang yang mencemooh dia, termasuk sahabatnya sendiri. dan pada akhirnya dunia melihat dengan mata kepalanya sendiri, kalo dia memang tidak bohong.
Jadi sahabat tuch, kita harus memahami apa yang diingini sahabat kita sendiri begitupun sebaliknya, jangan bersikap egois dan mau menang sendiri.
- Akan slalu memaafkan dirimu bahkan sebelum kamu sendiri yang bisa memaafkan dirimu.
Kebanyakan orang yang menyalahkan dirinya sendiri karena kesalahan yang diperbuatnya. Kita sebagai teman, harus memaafkan kesalahaan yang dia perbuat dan memberikan kekuatan dan nasihat untuk supaya dia tidak mengenang masa lalu lagi. Ajari dia untuk bisa mengampuni diri sendiri dan orang lain. Ajarilah saling mengasihi.
Itu saja, artikel yang ku buat lain kali kita akan membahas hal-hal yang menarik lagi. Sekian dulu.....
GBU.
Created by Merry